Membandingkan 2 Model Judi Bola Over/Under dan Odd/Even

Membandingkan 2 Model Judi Bola Over,Under dan Odd,Even

Jenis dan model permain judi bola kini semakin bervariasi, baik dari cara main, kemenangan yang di dapat, termasuk region di mana permainan tersebut paling banyak peminatnya. Beberapa permainan tersebut telah banyak dikenal oleh para bettor di seluruh dunia, seperti Asian Handicap, Mix Parlay, Over/Under, Odd/Even, Half Time/Full Time, dan lain sebagainya. Semua permainan ini diciptakan agar para penggemar permainan judi bola tidak merasa kebosanan dan bisa terus menikmati olahraga kegemaran mereka.

Membandingkan 2 Model Judi Bola Over,Under dan Odd,Even

Sejalan dengan olahraga sepakbola, judi bola juga kini telah berkembang menjadi industri yang pesat dan menjanjikan. Miliaran hingga triliunan rupiah berputar dalam bisnis ini setiap harinya, bahkan di beberapa negara, industri perjudian dijadikan salah satu sumber pendapatan bagi negara.

Dalam kesempatan kali ini, kami akan membahas 2 model taruhan olahraga yang dikenal dengan nama Over/Under atau O/U dan Odd/Even atau O/E. Banyak yang kebingungan dan tertukar-tukar antara dua permainan ini, memang hampir mirip namun kedua model taruhan ini sebetulnya berbeda. Apa saja perbedaannya? Mari kita bandingkan.

Membandingkan 2 Model Judi Bola Antara Over,Under dan Odd,Even

Model Over/Under

Over/Under atau O/U sebetulnya menggunakan sistem yang hampir sama dengan permainan jenis Asian Handicap atau HDP. Di dalam permainan ini, bandar akan menyertakan odds dan voor sebagai ketentuan dari permainan. Yang membuatnya berbeda adalah cara menghitung voor-nya.

Nilai voor yang diberikan oleh bandar dalam permainan O/U dijadikan sebagai angka acuan yang akan digunakan oleh para bettor untuk melakukan prediksi terhadap hasil akhir sebuah pertandingan. Dengan kata lain, bettor akan menebak berapa banyak gol yang terjadi dalam sebuah laga dibandingkan dengan nilai voor yang diberikan oleh bandar.

Perhatikan contoh berikut:

Dalam sebuah pertandingan, Portugal vs. Uruguay, bandar memberikan nilai voor sebagai berikut: 2.5, Over (1.85) dan Under (1.84).

Dengan kondisi tersebut, jika hasil akhir pertandingan tercipta lebih dari 2.5 gol (2-0, 2-1, 3-0, 2-2, dan seterusnya) maka bettor yang memasang taruhan untuk Over akan menang dan uang taruhan akan dikalikan dengan angka odds yaitu 1.85. Dan jika pertandingan berakhir dengan gol kurang dari 2.5 (0-0, 1-0, 1-1, 2-0), artinya bettor yang bertaruh untuk Under yang akan menang dan uang taruhannya akan dikalikan angka odds 1.85.

Jadi kesimpulannya, taruhan over adalah taruhan untuk angka yang melebihi voor sementara taruhan under adalah untuk taruhan dengan skor kurang dari angka voor. Kemenangan yang akan didapat adalah jumlah uang taruhan dikalikan dengan odds pada masing-masing taruhan.

Model Odd/Even

Odd/Even atau O/E pada dasarnya memiliki tata cara permainan yang sama dengan O/U di mana bettor akan menebak berapa gol yang akan tercipta dalam sebuah laga sepakbola. Namun yang berbeda adalah, di permainan O/E, bettor akan menebak apakah jumlah gol yang tercipta akan berangka ganjil atau genap. Misalnya, untuk pertandingan liga Inggris antara Everton dan Chelsea, skor akhirnya adalah 3-3, maka yang menebak angka even (genap) akan menang karena jumlah golnya adalah 6 (3 + 3).

Mana yang Harus Dipilih?

Model O/E relatif lebih mudah untuk dimainkan dibandingkan dengan O/U, tampak dari penjelasan dari kedua model taruhan di atas. Untuk permainan O/E, pengetahuan tentang sepakbola tidak akan terlau berpengaruh dan bisa dikatakan kemenangan lebih banyak bergantung pada keberuntungan. Berbeda dengan jenis O/U, di mana riset dan pengetahuan tentang tim yang bertanding akan sangat berpengaruh pada peluang kemenangan.

Jadi untuk Anda yang memang seorang fanatik sepakbola, model O/U akan sangat cocok untuk Anda, di sisi lain, jika Anda merasa beruntung, mungkin saatnya Anda bermain judi bola O/E. Selamat bermain!

Spread the love